Timespublik.com – Sejumlah warga Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo meradang. Pasalnya, diduga warung penjual obat keras atau tramadol meski bulan ramadan tetap buka.
Toko itu membuat warga resah lantaran peredarannya dikhawatirkan menyasar kalangan remaja dan pemuda di wilayah tersebut.
Menurut warga setempat yang enggan namanya disebutkan mengatakan, aktivitas jual beli obat tersebut berlangsung secara terang terangan, namun tetap berjalan meskipun sudah sering diperingatkan.
“Kami sudah sering melaporkan, tapi seperti tidak ada tindakan. Seharusnya di bulan Ramadhan ini ada ketegasan dari pihak berwenang,” ujarnya.
dirinya juga keheranan perdagangan obat-obatan yang terkesan terang-terangan ini seolah dibiarkan untuk terus beroperasi.
“Kami menduga ada pembiaran, karena sampai sekarang toko itu masih saja buka dan beroperasi seperti biasa,” cetusnya.
Lebih jauh dirinya berharap, ada tindakan tegas dari pihak kepolisian dan instansi terkait untuk menutup toko tersebut.
Menanggapi laporan itu, Kapolsek Cicendo, Kompol Dadang langsung merespon keluhan warga tersebut.
”Siap, Pak. Kita akan tindak lanjuti, tim kami akan segera ke lokasi,” ujar Kompol Dadang kepada awak media. ***
(Tim)















