TimesPublik.com – Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang cara penyembelihan hewan kurban, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah.
Bimtek tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya agar para juru sembelih hewan kurban dapat melakukan penyembelihan dengan profesional, sesuai syariat Islam dan menjamin keamanan pangan.
Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Apriyanti melalui Plt Kepala Bidang Bina Usaha, Riyan H.R Apriyanto mengatakan, bimtek ini cukup penting sebagai upaya pembekalan bagi para juru sembelih hewan kurban.
“Mereka (para peserta) diberikan pelatihan mengenai tata cara penyembilihan hewan kurban sesuai syariat Islam, untuk menjamin hewan sembelihannya halal, aman utuh dan sehat,” kata Riyan di Ngamprah, Rabu (15/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Dispernakan Bandung Barat mengundang pemateri dari Kementerian Agama (Kemennag) KBB yakni, KH. Didin Saepudin.
Dirinya mengakui jumlah peserta tahun ini relati sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya yang diikuti hingga 300 peserta dari berbagai wilayah di Bandung Barat, lantaran keterbatasan anggaran.
Meski demikian, Riyan berharap bahwa para peserta yang mengikuti bimtek kali ini bisa menyebarluaskan informasinya kepada para juru sembelih lainnya.
“Yang hadir bimtek kali ini 30 orang peserta, mereka merupakan perwakilan dari mesjid-mesjid besar dari 16 kecamatan,” ujar Riyan.
Selain itu, Dispernakan juga mengundang perwakilan Dewan Kerja Mesjid (DKM) dari sejumlah mesjid yang biasa menyembelih kurban dengan jumlah banyak.
Riyan menyebut, mesjid yang menyelenggarakan penyembilihan kurban banyak antara lain mesjid Sespim Polri Lembang, Pusdikav, Eko Pesantren, As-Shidiq, Al-Irsyad, Al Ukhiwah Kotabaru Parahyangan dan Ar-Rohman.
“Kita berharap melalui bimtek ini, penyembilihan hewan kurban nanti sesuai syariat Islam dan terjaga kesehatannya,” pungkasnya.***











