TimesPublik.com – Jajaran Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan kunjungan ke PT Agro Budi di Jalan Raya Cimerang, Kampung Margaluyu, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat pada Rabu (1/9/2025).
Hal itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti keluhan bau kurang sedap dan serbuan lalat dari warga Perumahan Bumi Indah Parahyangan (BIP) RT 03 RW 12, Desa Citatah akibat limbah kotoran ayam.
“Kita kesini menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait bau kurang sedap dan serbuan lalat dari peternakan ayam di Desa Citatah,” kata Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Juandis di Cipatat.
Menurutnya, persoalan bau dan serbuan lalat ini tidak bisa diselesaikan secara instan. Ia menyebut, pihak pengusaha bersedia melakukan perbaikan, pasca terkendala penumpukan limbah dan kerusakan armada.
“Pada prinsipnya masyarakat RT, RW dan desa sudah pernah musyawarah. Tapi masih ada persoalan bau dari peternakan dan juga DLH tidak melakukan penyegelan. Itu yang dilampirkan dalam surat masyarakat ke DPRD,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi saat ini sudah mulai normal karena armada pengangkut limbah telah kembali beroperasi.
Meski demikian, Pither menyoroti pengelolaan air limbah yang dinilai perlu dibenahi agar tidak menimbulkan masalah baru.
“Bau itu kan tergantung arah angin. Tapi saya masuk ke tempat ternak ayam didalamnya adem saja. Hanya saja pengelolaan saluran kotoran ayamnya masih perlu dibenahi,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk bersabar, pihaknya akan terus berkordinasi dengan pengusaha peternakan, Camat Cipatat hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) guna memastikan solusi teknis bisa segera dijalankan dalam satu bulan ke depan.
“Pihak pengusaha menyatakan sanggup memperbaiki hal itu, saya mendorong agar PUTR mengkaji secepatnya terkait saluran pembuangannya harus terarah supaya tidak menimbulkan dampak baru,” terangnya.
“Dalam satu bulan ini saya harus mendapat hasil dan saya tidak mau main-main ini menjadi masalah yang berlarut-larut. Saya akan terus awasi ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Perwakilan warga Perum BIP, Saefudin mengatakan, masalah bau dan serbuan lalat yang dialami selama ini bisa segera teratasi.
“Alhamdulillah kita bisa diterima dengan baik, dan mudah-mudahan bisa segera ada solusi. Kedepan kita akan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait,” pungkasnya. ***











