TimesPublik.com – Puluhan petani dari empat desa di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan aksi gotong royong membersihkan saluran Daerah Irigasi (DI) Rajamandala pada Kamis, 19 Juni 2025.
Puluhan petani tersebut berasal dari, Desa Cipatat, Desa Mandalawangi, Desa Mandalasari dan Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat.
Mereka tampak kompak membersihkan saluran irigasi mulai dari, reruntuhan pohon, longsoran tanah, lumpur dan material lain agar air mengalir dengan lancar.
Mantri Pengairan DI Rajamandala, Wahid mengatakan, sebelumnya pada Selasa 16 Juni 2025 lalu sempat terjadi tanah longsor, batu hingga pohon yang menyebabkan saluran irigasi tertutup.
”Tertutupnya saluran air tersebut menyebabkan pasokan air sempat terganggu,” kata Wahid.
Ia mengapresiasi antusiasme para petani dari empat desa ini lantaran sangat respon terhadap gotong royong. Sehingga, material lonsoran dapat disingkiran dengan waktu cukup singkat.
Menurutnya, sedikitnya ada 50 petani yang terjun langsung dalam kegiatan membersihkan saluran DI Rajamandala ini dengan di sebar ke sejumlah titik saluran.
”Bukan hanya membersihkan material longsoran di H.M 30 saja, tapi gotong royong ini dilakukan di HM 29, 32 dan 35,” ujarnya.
Oleh karena itu, dirinya mengucapkan terimakasih kepada para petani khususnya dari empat desa yang mau meluangkan waktu unfuk kegiatan kali ini.
“Terima kasih juga kepada rekan dari UPT dan pemerintah desa, sehingga gangguan di saluran air D.I Rajamandala dapat teratasi dengan cepat,” pungkasnya. ****











