TimesPublik.com – Kondisi Kantor Unit Pelayanan Teknis (UPT) Panti Persinggahan (rumah singgah) di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini cukup memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, halaman dan Aula Kantor Panti Persinggahan itu banyak rumput kering berserakan, dinding berlumut, kaca-kaca pecah, atap bocor hingga, toilet tidak berfungsi seperti tidak terawat cukup lama.
Menanggapi hal itu, Kepala Sub Bagian Unit Pelaksana Teknis (Kasubag UPT) Panti Persinggahan Cipatat, Sutarya membenarkan bahwa kondisi rumah singgah tersebut memang telah terbengkalai.
“Betul (kondisi kantor persinggahan terbengkalai), kalau tugas dan fungsi saya tetap dilaksanakan dengan cara jemput bola ketika ada pengaduan,” kata Tarya di Cipatat, Kamis (9/5/2025).
Ia menjelaskan, sebenarnya rumah singgah itu cukup dibutuhkan warga lantaran merupakan selter sementara bagi mereka yang terkena musibah atau sebagai tempat peristirahatan.
Sebelum terbengkalai, rumah singgah itu sering dipakai kegiatan sosialisasi oleh para petugas PKH untuk membantu warga atau kegiatan sosial lainnya.
“Sekarang ketika rumah singgah ini keadaan atau kondisinya begini (terbengkalai) sudah gabisa dipakai lagi. Jadi sangat disayangkan karena cukup bermanfaat bagi masyarakat banyak,” jelas Tarya.
Ia pun menuturkan, rumah singgah tersebut terbengkalai cukup lama lantaran hampir tiga tahun lebih belum pernah dilakukan perawatan maupun renovasi akibat keterbatasan anggaran.
Bahkan, dirinya telah beberapa kali melaporkan kondisi rumah singgah itu kepada Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Bandung Barat agar segera dilakukan perbaikan.
Selain ke Dinas tekait, rumah singgah tersebut sempat ditinjau langsung Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat. Namun sayangnya, rumah singgah itu hingga kini belum kunjung diperbaiki.
“Saya sudah laporkan hal ini ketiga Kadinsos bahkan sampai menghadirkan Komisi IV DPRD KBB dengan harapan dapat bantuan anggaran untuk perbaikan. Tapi sampai hari ini belum ada realisasi,” tuturnya.
Tarya berharap, Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail – Asep Ismail mengambil langkah cepat untuk memperbaiki rumah singgah itu, demi kepentingan masyarakat banyak.
“Gimana akan tercapainya kepuasan pelayanan sosial masyarakat serta penanganan Pemerlu Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) kalau sarana prasarananya begini. Sebab itu, saya harap perbaikan rumah singgah ini bisa segera dilakukan agar berfungsi kembali,” pungkasnya. ***











