TimesPublik.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sirnagalih, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara resmi melaunching program ketahanan pangan Tahun Anggaran (TA) 2025.
Dalam pengelolaannya, Pemdes Sirnagalih menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan delapan kelompok tani desa, untuk meningkatkan perekonimoan para petani.
Untuk kesuksesan program itu, pemerintah desa menyiapkan seluas empat hektare lahan carik desa di Kampung Sindangsari Rongtog, di wilayah Desa Ciroyom Kecamatan Cipendeuy.
Saat ini, baru dua hektare lahan yang dapat ditanami berbagai bibit tanaman palawija dan buah-buahan mulai dari, 4 ribu bibit melon, 2500 bibit kacang inci dan 3 ribu bibit pisang raja dan Jagung Hibrida.
“Alhamdulillah, kita dipercayai Kepala Desa Sirnagalih dalam pengelolaan Program Ketahanan Pangan TA 2025,” kata Ketua BUMDes Sirnagalih, Didin Saefudin usai kegiatan penanaman bibit di Cipendeuy, Kamis (11/9/2025).
Untuk kesuksesan program itu, pihaknya akan berupaya maksimal mengembangkan lahan yang sebelumnya gamblung menjadi lahan produktif.
Pihaknya bertekad menambah tanaman palawija lainnya untuk memanfaatkan sisa dua hektare lahan yang telah disiapkan pemerintah desa setempat.
“Dalam sebulan ini kami sudah menyiapkan lahan yang tadinya gamblung menjadi produktif dan akan ditanami oleh Melon, Kacang Inci dan tambahan tanaman lainnya,” ujar Didin.
“Insya Allah tahun 2026, kami akan berjuang agar dapat lebih luas lagi. Saat ini baru dua hektare yang kami bebaskan, ke depan empat hektare yang kami kelola,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sirnagalih, Toha Solihin mengatakan, pihaknya menggelontorkan 20 persen atau sekitar Rp1.325.203.000 dari dana desa untuk mendukung program ketahanan pangan.
“Kita sudah menyediakan lahan dan mengadakan sekitar 20 persen anggaran dari dana desa. Maka kami bekerjasama dengan BUMDes supaya ini bisa berjalan lancan dan saya harap bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.
Salah satu Pengurus Kelompok Tani Desa Nangeleng, Ayi sanhat mengapresiasi adanya program ketahanan pangan itu lantaran akan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Makanya kami sangat mendukung sekali program ini, karena ke depan akan membantu kebutuhan masyarakat khususnya Desa Sirnagalih,” pungkasnya. ***











