TimesPublik.com – Pemkab Bandung Barat resmi melepas ratusan atlet untuk ikut berlaga pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV dan Pekan Paralimik Pelajar Daerah (PEPARDA) VI Jawa Barat, Kamis (18/9/2025).
Dalam ajang bergengsi dua tahunan ini, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengirimkan sebanyak 223 atlet, 55 pelatih, dan 25 ofisial untuk 22 cabang olahraga (cabor) POPDA.
Sementara untuk PEPARDA tahun ini, Kabupaten Bandung Barat mengirimkan sebanyak 11 atlet difabel, 7 pelatih, 9 official untuk 2 cabang olahraga.
Pada POPDA XIII Jawa Barat tahun 2023, Bandung Barat berhasil meraih 29 medali emas, 13 perak, dan 32 perunggu. Target tahun ini lebih tinggi ditetapkan dengan 30 medali emas, 16 perak dan 26 perunggu.
“Insya Allah dengan ikhtiar dan doa, Bandung Barat bisa mewujudkan target itu,” kata Wabup Asep Ismail mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Richie Ismail.
Menurutnya, setiap keringat yang menetes dalam perjungan mereka yang berlaga merupakan bentuk pengabdian terhadap tanah kelahirannya.
Oleh karena itu, Pemkab Bandung Barat akan menyiapkan bonus bagi para atlet maupun pelatih yang berhasi meraih berprestasi pada ajang bergengsi tersebut.
“Sebagai bentuk penghargaan Pemda KBB telah menyiapkan bonus prestasi bagi atlet maupun pelatih yang berhasil meraih medali. Namun terpenting adalah kebanggaan dan pengakuan bahwa perjuangan kalian tidak akan pernah sia-sia,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Asep berpesan kepada para atlet maupun pelatih untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan membawa nama baik daerah dengan penuh kebanggaan dalam berlaga.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas dan jaga nama baik KBB. Bawa nama Bandung Barat dengan kepala tegak, hati yang kuat, dan semangat membara. Kalian adalah pejuang olahraga kita,” ucap Asep.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB, H Immam Santoso mengatakan, pengiriman ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam pembinaan prestasi olahraga pelajar.
“Keikutsertaan Bandung Barat di POPDA XIV dan Peparpeda IV ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud keseriusan pemerintah dalam memberikan motivasi serta peluang bagi atlet muda untuk berkembang,” kata Imam.
Menurutnya, POPDA dan Peparpeda berfungsi sebagai ajang seleksi sekaligus kaderisasi atlet berprestasi. Atlet yang menunjukkan potensi terbaik akan disiapkan untuk menjadi perwakilan Jawa Barat di tingkat nasional hingga internasional.
“Kami ingin menjadikan olahraga sebagai sarana pembangunan karakter. Nilai sportivitas, disiplin, persatuan, dan daya saing adalah bekal penting bagi para pelajar agar siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.***











