TimesPublik.com – Polsek Cipatat Polres Cimahi mengerahkan belasan personel untuk Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Hal itu terungkap saat apel di area Pos Pengamanan (PosPam) satu Cipatat yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan pada Sabtu 20 Desember 2025.
Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan mengatakan, Operasi Lilin Lodaya 2025 ini akan berlangsung dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
“Mulai hari ini, sejak pukul 00.00 WIB, Polres Cimahi, Polsek Cipatat, Polda Jawa Barat, serta seluruh jajaran Polri melaksanakan Operasi Natal dan Tahun Baru dengan sandi Operasi Lilin Lodaya 2025,” kata Iwan di Cipatat.
Khusus di wilayah Polsek Cipatat, pihaknya telah mendirikan satu Pos Penamangan yang melibatkan 15 personel terdiri dari 3 perwira dan 12 anggota.
“Seluruh personel akan bertugas penuh selama 12 hari dengan sistem pengamanan selama 24 jam,” ujarnya.
Ia pun menjelaskan, Pos Pam Cipatat didirikan dengan tujuan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada seluruh pengendara yang melakukan perjalanan.
“Khususnya dalam mengantisipasi potensi kriminalitas, kecelakaan lalu lintas kemacetan selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 ini,” ujarnya.
Pos Pam Cipatat bakal di pimpin oleh Kapospam AKP Dede Rukamana dibantu oleh dua perwira pengendali yakni, IPTU Yusup dan IPDA Ahmad Sutrisno.
Iwan juga menambahkan, Polsek Cipatat juga menyediakan bernagai fasilitas bagi seluruh masyarakat yang hendak berlibur. Salah satunya, penyediaan rest area untuk pengendara beristirahat.
“Masyarakat yang ingin beristirahat dapat memanfaatkan Pos Pam atau masjid. Bahkan bisa menitipkan kendaraan, beristirahat di Polsek, mandi, beribadah, serta kami sediakan minuman ringan seperti kopi,” tambahnya.
Lebih lanjut Iwan, ada tiga langkah utama dalam pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025 khusus di wilayah Cipatat. Salah satunya, menekan angka kriminalitas dengan dilakukan patroli ke dwerah rawan dan tempat ibadah.
“Menekan angka kecelakaan lali melalui imbauan kepada pengendara roda dua maupun empat agar mematuhi aturan lalin dan melakukan rekayasa lalin untuk mengurai kemacetan,” pungkasnya. ***











