TIMESPUBLIK.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat membuka ruang bagi anggota Ormas maupun LSM yang putus sekolah, untuk mengikuti kesetaraan pendidikan non formal.
Program tersebut mendapat dukungan Polres Cimahi sebagai salah satu bentuk pembinaan terhadap Ormas dan LSM di Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Bidang Kesatuan Bangsa pada Bakesbangpol KBB, Jaja mengatakan,
program itu merupakan wujud nyata dari amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan akses pendidikan bagi anggota Ormas dan LSM yang putus sekolah.
“Pogram ini juga, bertujuan untuk meningkatkan peran mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bandung Barat,” kata Jaja saat Sosialisasi Program Sosialisasi Kesetaraan Pendidikan Non Formal di Ngamprah, Jum’at (8/11/2024).
Menurutnya, peluang bagi Ormas dan LSM itu sebagai bentuk apresiasi terhadap peran Ormas dan LSM, salah satunya LSM GBR dalam pembangunan daerah.
Lebih lanjut Jaja, LSM dan Ormas memiliki peran penting dalam program pembangunan. Mereka juga berkontribusi besar terhadap organisasinya.
“Ketulusan mereka dalam menjalankan tugas dan roda organisasi adalah hal yang sangat bernilai. Terlebih jika didorong oleh semangat untuk saling menolong sesama,” ujarnya.
Kepala Bidang Politik dalam Negeri (Poldagri) Bakesbangpol KBB, Didin Suhendar menambahkan, Bakesbangpol dan Disdik siap memfasilitasi pendidikan melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang menyediakan paket pendidikan setara SD, SMP, dan SMA bagi anggota Ormas dan LSM yang belum menyelesaikan jenjang sekolah.
“Kami di Kesbangpol dan Disdik KBB siap memfasilitasi pendidikan bagi anggota Ormas dan LSM yang membutuhkan. Melalui SKB ini, mereka dapat menyelesaikan pendidikan formal hingga jenjang SMA,” tutur Didin.
Sementara itu, Kanit III Sosbud Intel Polres Cimahi, Bambang Sumantri menegaskan, pentingnya peran Ormas dan LSM dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bandung Barat.
Program tersebut diharapkan dapat memotivasi Ormas dan LSM untuk terus berkontribusi positif bagi seluruh masyarakat.
“Jagalah kondusivitas wilayah kita. Tunjukkan bahwa Ormas dan LSM berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis,” pungkasnya.***











