TimesPublik.com – Ryamirzard Bihaqq utusan Kecamatan Cikalongwetan dan Nafila Difa Afia dari Kecamatan Cililin, dinobatkan sebagai Duta Genre Kabupaten Bandung Barat (KBB) Tahun 2025, di Hotel Gumilang Sari, Jalan Raya Setiabudi, Kamis (2/10/2025).
Mereka terpilih menjadi Duta Genre 2025, setelah berhasil menyisihkan kompetitor dari kecamatan lainnya di ajang tahunan yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) KBB.
Duta Genre, merupakan agenda Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk memilih remaja sebagai figur teladan, motivator dan agen perubahan dalam menyosialisasikan program Generasi Berencana (Genre).
Selain Ryamirzard dan Nafila, Lomba Duta Genre 2025 juga menetapkan Terbaik
Kedua Rapi Fahri Januar (Ngamprah),
Ketiga Agung Saepudin (Cisarua),
Harapan 1 Yuda Pratama (Parongpong) dan Harapan 2 Farhan Najib (Lembang).
Lomba Duta Genre 2025 juga menetapkan, sebagai Duta Genre Favorit Rafi Ahmad Kinggara (Saguling), Anggia Deswita Azahra (Batujajar).
Duta Genre Inovator, Muhammad Dimas Prathama (Padalarang), Neng Dalfa Lestari (Cipongkor).
Duta Genre Sosial Media Inspirator, Raihan Apiiffal Mutaafif (Rongga) dan Saskia Cinta Florensia (Padalarang).
Duta Genre Motivator, Akbar Wijaya (Cipatat) dan Nuraini Livina Putri Saguling). Duta Genre Intelegensia, Egy Syafir Alatas (Cililin) dan Mega Zahara (Cisarua).
Kepala Bidang K3 pada DP2KBP3A KBB, Edri Suherman mengatakan, Duta Genre Bandung Barat itu sekaligus menjadi perwakilan dari Bandung Barat untuk mengikuti Lomba Duta Genre Tingkat Jabar.
“Insha Allah, Lomba Duta Genre tingkat Provinsi Jabar bakal digelar tahun depan,” kata Edri, saat dihubungi, Jum’at (3/10/2025).
Edri juga mengatakan, pasca mereka ditetapkan sebagai Duta Genre KBB, mempunyai tanggung jawab untuk ikut aktif menyampaikan berbagai program.
Terutama, menyangkut kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta pencegahan pernikahan dini, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba.
“Melalui Duta Genre, diharapkan persoalan-persoalan itu bisa dihindari. Kita juga berharap, mereka inilah yang menjadi penggerak di kalangan remaja agar menghindari semua itu,” Pungkasnya.***











