TimesPublik.com – Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung menggelar Kontes & Expo Perikanan dan Peternakan di Lapangan Pusdikav, Kotabaru Parahyangan, Desa Jayamekar, Padalarang pada Rabu, (23/7/2025).
Ada bermacam-macam jenis hewan ternak dengan berbagai kategori yang ikut Kontes & Expo Perikanan dan Peternakan Bandung Barat kali ini.
Berbagai kategori komoditi ternak dalam kegiatan itu mulai dari, Sapi Perah umur 9-12 bulan dan umur 15-18 bulan sebanyak 18 ekor serta Sapi Potong Jantan Extrem 9 ekor.
Domba Garut kategori Ratu Bibit 24 ekor, Raja Calon Pejantan 22 ekor, Raja Pedaging 6 ekor, Petet Jantan 24 ekor, Domba Garut Jajalon 36 ekor, Domba Garut Extrem 10 ekor.
Kategori Kambing Jantan 18 ekor dan kategori Ikan Cupang 100 ekor, Ikan Louhan 50 ekor dan Ikan Guppy 50 ekor.
Sementara total jumlah peserta Kontes & Expo Perikanan dan Peternakan Bandung Barat sebanyak 367 ekor.
“Ini pertama kali saya datang ke acara seperti ini, sayang anak saya tidak bisa hadir. Kalau dia hadir pasti minta dibawa pulang semua,” kata Bupati Bandung Barat, Jeje Richi Ismail saat sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Jeje mengapresiasi kegiatan tersebut terutama bagi para panitia maupun pembudidaya ikan dan peterenakan yang ikut berpartisipasi.
“Saya harap kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong kemajuan sektor perikanan dan peternakan di KBB,” harapnya.
Menurutnya, Kabupaten Bandung Barat memiliki potensi melimpah baik di bidang perikanan maupun peternakan yang tersebar di 16 kecamatan dan 165 desa.
“Mulai dari ikan konsumsi hingga ikan hias, dari sapi potong hingga ayam petelur semuanya menjadi aset berharga daerah,” ujarnya.
Meski demikian, ia menilai bahwa masih ada tantangan yang masih perlu dihadapi bersama seperti, rendahnya kualitas bibit, keterbatasan pakan, isu kesehatan hewan dan regenarsi peternak yang belum optimal.
“Berbagai upaya terus kami dorong seperti peningkatan kualitas bibit, pengembangan penghijauan pakan, fasilitasi sarana dan prasana usaha,” katanya
“Kemudian, penguatan SDM termasuk mendorong peternak muda yang inovatif dan adaptif terhadap teknologi,” Katanya
Ia menambahkan, kegiatan tersebut bukan hanya ajang kontes namun juga bentuk syukur atas hasil pembangunan sektor perikanan dan peternakan.
“Wahana promosi sekaligus motivasi bagi pelaku yang terus tumbuh dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Apriyanti mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan tersebut untuk memotivasi para pembudidaya ikan dan peternak a meagar dapat menyediakan replacement stock, meningkatkan mutu dan daya saing ikan dan ternak.
“Kegiatan ini juga sebagai apresiasi para pembudidaya ikan dan peternak atas lahirnya benih ikan dan bibit ternak unggul dari hasil manajemen yang baik serta meningkatkan produktivitas ikan dan ternak di Bandung Barat,” pungkasnya. ***











