TimesPublik.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem Komisi III daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat menggelar kegiatan pendidikan politik di GOR Desa Cukang Genteng, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, pada Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah unsur seperti, Korwil, Korcam, Koddes, Kader dan para pengurus partai dari daerah pemilihan (dapil) satu.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman politik serta memperkuat peran kader dalam kehidupan demokrasi di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Tia Fitriani mengatakan, pendidikan politik merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap proses demokrasi.
Menurutnya, kader dan pengurus partai memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai program serta kebijakan kepada masyarakat secara benar dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan, kegiatan pendidikan politik ini juga menjadi sarana untuk memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus meningkatkan kapasitas para kader dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian di wilayah masing-masing.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para kader, korwil, dan kordes dapat memahami lebih dalam mengenai peran partai politik dalam pembangunan daerah, sekaligus mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” ujarnya.
Selain itu, Tia Fitriani juga mengajak seluruh kader dan pengurus partai untuk terus menjaga kekompakan serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
Para peserta yang hadir juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya etika politik, partisipasi masyarakat dalam demokrasi, serta peran partai politik dalam mendukung pembangunan daerah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para kader dapat menjadi agen pendidikan politik di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh keakraban dan diskusi interaktif antara peserta dengan narasumber.
Para peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan serta aspirasi yang berkembang di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan pendidikan politik ini, diharapkan tercipta kader-kader partai yang lebih solid, memiliki pemahaman politik yang baik, serta mampu berkontribusi aktif dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan di Kabupaten Bandung. *(Fendy)











