TimesPublik.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lembang tetap merawat seorang pria tak dikenal (Mr. X) berusia paruh baya yang mengalami luka lama dan bengkak dibeberapa bagian tubuh serta diduga mengalami patah tulang.
Mr. X merupakan seorang tunawisma yang ditemukan tergeletak tak berdaya yang ditemukan disekitar Pasar Panorama Lembang pada Jumat (18/4) kemarin.
“Iya betul, hari ini Sabtu (19/4) ,kami menerima rujukan seorang pasien tanpa identitas dari Puskesmas DTP Jayagiri, Lembang dengan diagnosa adanya luka lama dibeberapa bagian tubuh dan berdasarkan hasil rontgen diduga mengalami fraktur lama clavicula seeta fraktur thorax,” kata Plt. Direktur RSUD Lembang, dr Hj Lia Nurliana Sukandar, M.MKes.
Menurutnya, pihaknya tetap akan memberikan pelayanan terbaik kepada Mr. X, meski tidak memiliki identitas apapun sebagai upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sebagai sebuah pelayanan dasar dan prioritas.
Rencananya, Mr. X akan mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUD Lembang hingga beberapa hari kedepan sebelum mendapatkan pelayanan sosial lainnya baik dari stakeholder terkait.
“Kami tetap memberikan pelayanan terbaik kepada yang bersangkutan dan berusaha memenuhi segala kebutuhannya sesuai kemampuan kami,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) RSUD Lembang, Sri Mulyaningsih menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap memberikan fasilitas terbaik kepada Mr. X sesuai dengan prosedur pelayanan yang berlaku.
“Kami tetap memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bahkan, pasien tersebut kami tempatkan diruang perawatan khusus dengan pengawasan serta perawatan khusus juga agar segala kebutuhannya dapat terjamin sesuai arahan dan petunjuk Ibu Plt. Direktur RSUD,” ungkapnya.
Pasalnya, selain tidak memiliki identitas apapun, yang bersangkutan juga tidak bisa berkomunikasi dengan baik, sehingga para petugas harus memberikan perawatan dan pengawasan lebih intensif.
Untuk menjamin pelayanan lainnya, Sri mengaku bahwa RSUD Lembang sudah melakukan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat agar segala kebutuhan Mr. X tetap dapat terjamin dan terpenuhi sebagaimana mestinya.
“Kami berusaha agar yang bersangkutan tetap mendapat jaminan kehidupan yang layak setelah selesai mendapatkan perawatan kesehatan di RSUD Lembang. Dan langkah selanjutnya akan kami serahkan kepada Dinas sosial untuk ditindaklanjuti lebih jauh lagi,” tandasnya.***











