TimesPublik.com – Harga daging ayam potong di beberapa pasar tradisional Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mengalami kenaikan. Hal itu membuat pedagang mau pembeli kebingungan menghadapi naiknya harga.
Harga daging ayam potong kini di kksaran Rp38.000-Rp40.000/kilogram. Sebelumnya, harga ayam potong cukup stabil Rp28.000/kilogram.
Kenaikan harga tersebut bertahap, pekan lalu sempat menyentuh Rp35.000/kilogram dan sejak empat hari kebelakang mencapai Rp40.000/kilogram.
Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Tagog Padalarang, Ade (29) menduga kenaikan harga daging ayam itu akibat melambungnya harga pakan dan pasokan ayam dari peternak.
“Pasokan ayam agak susah, banyak warga yang hajatan, ditambah kebutuhan saat Maulid waktu lalu. Jadi harga naik terus,” kata Ade.
Meski harga tinggi lebih lanjut dia, sebagian besar konsumen tetap membeli ayam karena sudah menjadi kebutuhan pokok sumber protein harian.
“Kalau enggak beli, susah juga. Pembeli biasanya tetap ambil, tapi jumlahnya lebih sedikit,” ujarnya.
Ia berharap agar pasokan ayam bisa kembali stabil agar harga tidak semakin melambung. “Kalau harga terus naik, dikhawatirkan pembeli akan semakin berkurang dan berdampak pada turunnya omzet,” harapnya.
Sementara itu, seorang pembeli Tasya (33) mengaku tidak memiliki pilihan selain tetap membeli ayam meski harga mengalami peningkatan.
“Ya tetap beli, karena untuk kebutuhan makan sehari-hari. Tapi saya harap harganya bisa normal lagi supaya enggak memberatkan,” harapnya. ***











